Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tempat Membeli Oleh-oleh Terlengkap di Bandung , AA TETEH Jalan Dago








Craft Kerajinan Bunga Sabun, Flower Soap Craft Handmade, Kerajinan Tangan di Bandung.




Kerajinan Tangan Rajut, untuk assesories, bondu , kalung, bros , anting .... ciamiiik , khas Bandung.

Kriya Bandung karya UMKM ibu rumah tangga

Margahayu Raya, MCC ( Manjahlega Crafters Community ),

diGerai Oleh oleh Bandung AA TETEH, jalan Dago 151  (Ir H Juanda 151 ) , Bandung






Kerajinan Tangan Rajut, CRaft buatan tangan ,  tas dan macrame tali koor , ...cantik  , khas Bandung. Jawa Barat . Indonesia .

Kriya Bandung karya UMKM ibu rumah tangga 

diGerai Oleh oleh Bandung AA TETEH, jalan Dago 151  (Ir H Juanda 151 ) , Bandung









Bulan Agustus ini, ada
teman-teman crafter yang menyiapkan sejumlah karyanya untuk dipajang dan
dipasarkan di sebuah gerai baru , Bandung Utara.








Gerai Oleh oleh Bandung terbesar
, bernama Gerai Oleh-oleh Bandung AA Teteh ini berlokasi di Jalan Ir H Juanda
Bandung, atau jalan Dago 151. Lokasinya sejajar dengan Bank BRI, sedikit lebih
ke utara/atas.  




Pusat Oleh-oleh Bandung AA Teteh, jalan Ir H JUanda (Dago) nomor 151 Bandung.










Rajut , Kerajinan tangan rajut, kaos kaki  cantik, semua handmade pengrajin rumahan di Bandung.

 Craft kece ini ditawarkan di Gerai Pusat Oleh-oleh Bandung AA Teteh, jalan Dago 151 , Bandung















Kalau tentang Craft, kerajinan
tangan , kriya.... saya suka banget.





Gerai ini  mendukung UMKM dan crafter  Bandung yang sangat kreatif. Baik kreatif
dalam menciptakan  menu kuliner dan
jajanan yang unik dan maknyus. Juga melahirkan karya-karya cantik dengan
sentuhan seni dan jemari sepenuh hati. Begitu karya seni selalu lahir dari  imajinasi dan hati yang tulus.





Saya juga ikut nimbrung dalam
sebuah komunitas (MCC, Manjahlega Crafters Community)  untuk mengeksiskan karya craft .
Kebetulan  MCC adalah komunitas khusus
warga Kelurahan Manjahlega , yang kaya dengan aneka informasi , mulai dari
pelatihan craft gratis, pelatihan trik pemasaran online dan lewat medsos,
sampai  info pameran dan bazaar serta
pemasaran.





Meski produk saya tidak banyak,
dan tadinya tidak untuk dipasarkan. Rencananya untuk kado teman terdekat. Namun
apa salahnya menjajaki pasar dan ,menguji minat pasar  terhadap karya saya.













Deadline pemasukan barang jelang
tutup. Nah kirim produk nya tidak bisa bergabung dengan Ibu Sri Dewi
selaku founder MCC dan Ibu Annisah selaku Team Produksi dan Pengurus MCC. Karena
paginya saya ada rapat lain. Belum lagi saya
kedatangan tamu dari Jakarta, bibi saya, 
yang akhirnya saya ajak rapat pagi hingga siang. Maklum di rumah kan
tidK  ada pembantu. Kasihan kalau ditinggal.





Sehabis Lohor akhirnya , saya
masih sempat menyiapkan dokumen penitipan ( berisi foto-foto produk dan
penjelasannya) , mengeprint. Lalu merapihkan kemasannya.







Yup, Bi Nana, bibi saya  akhirnya ikut bersiap merapat ke Gerai AA
Teteh, yang sedianya akan launching
tanggal 18 Agustus, hari Sabtu. Sepekan setelah deadline pemasukan barang. Yang
rencananya Oki  Setiana Dewi akan
meresmikannya. Dan bakal ada kemeriahan hiburan serta suprrise artis lainnya





Bi Nana, bibi saya  ikut juga akhirnya. Kalau Bahasa Sunda,
wayahna ya diajak-ajak, daripada diam melamun sendiri di rumah saya . Lumayan
kan bisa lihat jalan , kiri kanan. Beliau ingin tahu seperti apa sih
produknya  orang Bandung asli.


Tumben perjalanan yang biasanya
ditempuh  1 ½ jam bisa dihemat jadi hanya
1 jam. Biasanya  macetnya lebih parah
dari siang itu. Akhirnya jelang deadline penerimaan barang kami merapat di
Gerai AA Teteh , Jalan Dago 151 Bandung.





Nuansa Dago, Nuansa  Sejarah





Begitu ‘berlabuh’ di pelataran
parkir yang luas, dengan tampak depan jalan Dago yang rindang dalam kehijauan
pepohonan Damar. Bibi saya turun dari kendaraan dengan wajah berseri menghirup
kesegaran oksigen Bandung yang katanya semilir sejuk. Termasuk jalan tertua di
Kota Bandung, tepian jalannya dihiasi trotoar 
yang cozi bagi pejalan kaki. 









Bangunan bangunan jalan Dago , bernuansa kawasan sejarah, meski  sudah menjelma menjadi gerai usaha busana dan lainnya , masih tetap tampil
dengan arsitektur aslinya sebagian besar. Jadi suasana tempo dulu belum
terhapus total di sini.




Demikian bangunan AA Teteh  yang tegap di kawasan dengan aura keindahan
masa silam dalam sentuhan selera Jaman Now.











 Jajanan
Unik dan Yummy, Keripik krispy jaman Now





Untuk warga Jakarta seperti Bi
Nana, pemandangan di sini  bikin betah
habis. Apalagi setelah memasuki gerai yang memadukan unsur  kenyamanan ruang dan  bangunan  , dan senyuman dan sapa manis menyambut.





Begitu melihat makanan unik
dan  bikin lapar seketika,  Bi Nana tercengang. Jajanan yang  susah menemukannya di supermarket biasa. Baru
menemukan di sini, ujarnya.


Eit, nanti dulu,  belum semua bisa dibeli. Nanti  mau diberi label harga dulu.




Camilan dan aneka jenis kripik serta kulinar khas Bandung Bingit ,

 di Pusat Oleh-oleh Bandung AA Teteh , Jalan Dago 151 Bandung










Camilan, minuman, makanan,  dan aneka jenis kripik serta kulinar khas Bandung Bingit ,

 di Pusat Oleh-oleh Bandung AA Teteh , Jalan Dago 151 Bandung






Camilan, minuman, makanan,  dan aneka jenis kripik serta kulinar khas Bandung Bingit ,

 di Pusat Oleh-oleh Bandung AA Teteh , Jalan Dago 151 Bandung






Camilan, minuman, makanan,  dan aneka jenis kripik serta kulinar khas Bandung Bingit ,

 di Pusat Oleh-oleh Bandung AA Teteh , Jalan Dago 151 Bandung











Saya masih sibuk menyampaikan
sedikit barang yang saya titipkan. Mungkin sayalah yang barangnya paling
sedikit dan mungil. Tidak apalah, menjajagi perjuangan UMKM dan crafter yang
memang sudah lama berkecimpung di  pasar
kriyanya Kota Bandung.





Karena rekan-rekan saya memang
sudah lama malang melintang di serena bazaar dan beragam pameran, bahkan
sudah  mendapat tempat di gerai-derai
objek wisata terkenal di Lembang dan Bandung. Malah ada yang produknya sudah
menyeberang ke Negeri  Orang....





Ada makanan berbahan dasar
jengkol. Jujur saja, jengkol ini kesukaan emak-emak Bandung. Kalau sedang
botram, jengkol harus hadir di tengah kami, dengan sambal dadaknya, plus lalab
leunca. Itu kalau sekitar rumah saya, entah di tempat lain.





Kurma coklat , ini bener unik.
Belum lagi aneka es lezat. Ada juga kuenya Ayu Tingting.






Camilan, minuman, makanan,  dan aneka jenis kripik serta kulinar khas Bandung Bingit ,

 di Pusat Oleh-oleh Bandung AA Teteh , Jalan Dago 151 Bandung







Kerajinan Tangan, Craft, Kriya khas Bandung





Memang Bandung bukan hanya
memiliki koki dan UMKM kuliner yang handal kreatif. Bukan juga tempat kelezatan
anake cake dan jajanan tercipta. Ternyata aura kota ini mendukung kreatifitas
tinggi emak-emaknya ya... 





Banyak pengrajin rumahan dari
kalangan emak-emak muda  yang super  kreatif dan berimajinasi kece. Juga remaja
putri sampai emak enin yang sudah sepuh juga ternyata memiliki tangan-tangan
lembut yang menghasilkan karya seni jelita.




Kerajinan tangan

 di Pusat Oleh-oleh Bandung AA Teteh , Jalan Dago 151 Bandung







Meksi  tak kalah juga pengrajin profesional yang
sudah berbasis perusahaan profesional dan UMKM keren .


Saya mulai mengintip, apa saja
sih karya-karya yang dijual.





Waw, mulai dari bros, bando,
kalung, tas, sampai hiasan dinding dan banyak lagi. Dengan harga yang lumayan
miring, karena langsung dari produsennya, harga dapat ditekan.


Putri saya dibelikan oleh Bi Nana
sebuah tas dengan harga hanya belasan ribu rupiah.





“Ya ampun, murah-murah dan
bagus-bagus banget. Modelnya tidak massal dan tidak pasaran.” Bibi saya
berkomentar.  Iyalah, karena karya
handmade pengrajin itu jarang dibuat massal seperti buatan pabrik dan mesin.  Jadi tidak perlu takut jumpa  tas/assesories  kembaran di jalan.






Kerajinan tangan

 di Pusat Oleh-oleh Bandung AA Teteh , Jalan Dago 151 Bandung






Kerajinan tangan

 di Pusat Oleh-oleh Bandung AA Teteh , Jalan Dago 151 Bandung






Kerajinan tangan

 di Pusat Oleh-oleh Bandung AA Teteh , Jalan Dago 151 Bandung










Sayangnya belum bisa mborong ,
nanti saja kalau sudah resmi launching dan semua harga sudah rapih ditempel.
Hari ini kan masih pemasukan barang.


 Akhirnya kami pulang dengan satu tas cantik
saja. Rencananya bibi saya kalau ke Bandung lagi nanti bakalan bawa anak mantu
cucu untuk mampir.


Dan saya masih menunggu ingin hadir  kala  meriahnya saat AA Teteh dibuka /diresmikan







#Knitting Handicrafts,# handmade CRafts, bags and macrame choir, ... beautiful, typical of Bandung. West Java . Indonesia .

Handycraft Handmade craft Handicraft , Do It Yourself, Beautiful Handcraft , Indonesia , Bandung works by housewives UMKM

It was mixed by Bandung AA TETEH, Jalan Dago 151 (Ir H Juanda 151), Bandung




.